Rumah milik PTPN VIII yang digunakan sebagai lokasi syuting film 'Pengabdi Setan' mendadak ramai dikunjungi wisatawan. Mau ikutan?

Film yang saat ini sedang banyak diperbincangkan orang itu mengundang rasa penasaran pada mereka yang sudah menontonnya. Sebelum digunakan sebagai tempat syuting Pengabdi Setan, rumah yang beralamatkan di Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu dikenal angker oleh warga sekitar.

Rumah ini pun ramai diperbincangkan dan dikunjungi (Wisma Putra/detikTravel)
Menurut petugas sekaligus karyawan PTPN VIII Dadang Somantri (39) mengatakan rumah itu sudah tua dan diperkirakan rumah itu sudah ada dua abad ke belakang, namun ia tidak mengetahui umur persisnya, pasalnya rumah tersebut lebih tua dibandingkan rumah lainnya. "Sudah ada sekitar tahun 1800 lalu," kata Dadang kepada detikTravel.

Meski umurnya sudah tua, rumah bergaya Eropa klasik dengan arsitektur art deco sudah banyak dilakukan perbaikan. Namun rumah tersebut kini sudah ditinggal penghuninya. "Terakhir tahun 2016, karena penghuninya yang merupakan pimpinan PTPN VIII dimutasi. Selain itu, penghuni rumah ini ganti-ganti," tuturnya.

Pantauan detikTravel, Minggu (15/10) kebanyakan pengunjung yang datang ke rumah tersebut haya untuk berswafoto di suatu ruangan dan sudut yang ada di dalam dan luar rumah tersebut.

Tidak jarang orang berfoto dan mengunggahnya di sosmed (Wisma Putra/detikTravel)
Dadang mengungkapkan semenjak difilmkan, rumah tersebut banyak dikunjungi dan ramai setiap akhir pekan. "Sabtu Minggu pengunjungnya banyak, hari biasa ada cuman tidak sebanyak Hari Sabtu dan Minggu, kebanyakan yang datang masih orang Bandung juga" jelasnya.

Selain itu, Dadang menambahkan, jika Anda berencana berkunjung ke rumah tersebut ada tata krama dan sikap yang harus dijaga. Meski dinilai tabu, Dadang tak menampik jika cerita mistis memang ada di rumah tersebut.

"Kalau mau masuk ruangan harus ucapkan salam, itu saja yang saya ingatkan kepada pengunjung. Kepada anak-anak dan ibu hamil juga kami larang untuk tidak masuk takutnya terjadi apa-apa," tambahnya.

Meski begitu, sejauh ini tidak ada kejadian yang dialami pengunjung, namun petugas pun pernah merasakan. "Tapi kemarin petugas keamanan disini ada yang kesurupan begitupun pas kegiatan syuting yang berlangsung selama 18 hari ada crew yang tidak sadarkan diri," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
satelliteray © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger Shared by Themes24x7
Top